SHOLAWAT SEBAGAI PENAWAR & KUNCI.
Di ambang dunia yang sarat resah dan hiba,
Tersisip sebuah kunci, pelerai belenggu yang melanda,
Bukanlah emas atau perak yang menjadi harta,
Tetapi Sholawat yang mengalir, penghapus segala sengketa.
–
Satu nafas Sholawat kepada Baginda, sepuluh rahmat turun menyapa,
Andai satu sahaja rahmat Tuhan menyentuh jiwa,
Cukuplah ia menyelamatkanmu dari api yang membara,
Membawa jiwamu terbang ke syurga yang tiada tara.
–
Ibadah lain sering tersisip riya’ yang tersembunyi,
Bagaikan noda hitam di pekat malam yang sunyi,
Namun Sholawat itu murni, tetap diterima Ilahi,
Karena agungnya Nama Baginda, suci lagi terpuji.
–
Andai hatimu gundah, dipalu resah yang panjang,
Hingga wajahmu kusam, diselubungi awan yang malang,
Lazimilah Sholawat, biarkan ia mengalir tenang,
Membersihkan segala karat yang membuatkan jiwamu gersang.
–
Lihatlah mereka yang lidahnya senantiasa basah memuji,
Wajahnya bersinar, memantulkan cahaya ketaatan abadi,
Ketenangan meresap, mengalir ke dalam urat nadi,
Menjadikan setiap langkahnya diRidhoi Ilahi.
–
Setiap kekusutan yang membelit urusanmu kini,
Akan terurai dengan Sholawat yang tak pernah terhenti,
Ia adalah penawar bagi jiwa yang hampir mati,
Membuka jalan keluar yang selama ini tersembunyi.
–
–
MENGENALI HAKIKAT NUR & JALAN CINTA.
Tiliklah alam, segalanya tajalli dari Nur Muhammad yang indah,
Hatta dirimu walau sezarah, terbit dari Rahasia yang takkan berubah,
Tiada ruang untuk merasa asing, sedang hakikat wujud tiada terpisah,
Karena semesta hanyalah bayang, di balik Cahaya yang Maha Megah.
–
Segala keindahan yang terpapar di ufuk saujana,
Hanyalah percikan daripada cahaya Baginda yang sempurna,
Tanpa keberkatannya, dunia ini hanyalah istana fana,
Kosong dan hampa, hilang seri yang mempesona.
–
Rasakan dirimu senantiasa dalam tatapan matanya,
Seolah Baginda melihat setiap gerak dan tingkahnya,
Maka adabmu akan mekar, akhlakmu terpelihara indahnya,
Bagaikan mawar merah mengharum di taman asalnya.
–
Wahai teman, jalan menuju Tuhan itu jauh dan berliku,
Penuh dengan lembah nafsu yang sering membelenggu,
Namun ada jalan singkat bagi mereka yang mau ,
Cintailah Baginda, niscaya terlerailah segala yang kaku.
–
Tiada jalan yang sampai ke hadrat-Nya yang Maha Tinggi,
Melainkan melalui jejak Baginda yang suci murni,
Bacalah sirah, hayatilah kisah yang mewangi,
Agar benih cinta di dalam hatimu tumbuh bersemi.
–
Kenalilah peribadi Baginda yang lebih manis dari madu,
Agar hatimu tak lagi mencari cinta yang palsu,
Bila makrifat sudah bertapak, rindu pula akan memacu,
Membawa dirimu terbang tinggi tanpa rasa ragu.
–
–
ADAB HATI & PUNCAK HARAPAN.
Namun ingatlah duhai saudaraku, jangan Sholawat sekadar di lisan,
Biarkan ia membuak lahir dari lubuk perasaan,
Hadirkan wajah Baginda dalam setiap hembusan,
Bagaikan dikau sedang berdiri di hadapan kebesaran.
–
Andai dikau punya guru, sang Mursyid yang membimbing,
Wajahnya adalah cermin, tempat Sirr Baginda berdamping,
Hadirkan dia dalam kalbu, agar hatimu tak berpaling,
Karena dialah wasilah, tempat rohmu murni membening.
–
Jika belum bertemu Mursyid yang membawa cahaya,
Bayangkanlah makam Baginda yang indah dan mulia,
Bersholawatlah dengan seluruh jiwa, raga, dan nyawa,
Hingga dikau lebur dalam lautan kasih yang takkan sirna.
–
Aduhai jiwa, jadikan puisi ini titian rahmat,
Bagi sanubari yang mendamba sinar hidayat,
Tinggikan darjatmu dengan harumnya Sholawat,
Moga di sana kelak, dikau beroleh agungnya syafaat.
–
Teruskanlah melangkah, walau raga kian lelah,
Dunia ini saja sekilas, bagai mimpi yang terbelah,
Genggamlah Sholawat sebagai azimat yang takkan punah,
Hingga saat bertemu Baginda di telaga Kautsar yang indah.
Yu akhiri dengan membaca sholawat:
Jazallahu anna sayyidina Muhammadan sallallahu alaihi wasallama ma huwa ahluh
Semoga Allah memberikan balasan kebaikan kepada pemimpin kita Nabi Muhammad ﷺ atas jasa-jasa beliau kepada kita, dengan balasan yang selayaknya (paling layak) beliau terima
Bacalah sholawat diatas minimal 3x/7x setelah selesai sholat, Fadhilahnya adalah; apabila dibaca dari 1x sholawat akan membuat 70.000 Malaikat kelelahan munuliskan pahalanya. (Kitab Irsyadul ‘ibad Ila sabilir Rasyad), Juga di Riwayat lain disebutkan. “Barang siapa yang mengucapkan: Jazallahu ‘anna Muhammadan maa huwa ahluh, ia akan menyibukkan 70 Malaikat pencatat amalan selama 1000 hari”. (HR. Imam ath-Thabraani)