26. Tenunan Jubah Ridho Rahasia Busana Langit

“Apabila sunyi mula mencengkam dan dunia terasa bagai penjara yang menyesakkan, Sholawatlah yang hadir sebagai jendela cahaya; membukakan ruang bagi nafas keRidhoan untuk masuk dan memeluk ruhmu yang sedang menggigil dalam dingin kelalaian.”

Ketahuilah wahai saudaraku, setiap kali kau melafazkan Sholawat dengan penuh kerinduan, Allah Subhanahu wa Ta’ala akan mencurahkan ke atasmu air rahmat yang menyejukkan. Kau akan dimandikan dengan kasih-sayang-Nya yang mencurah-curah, sehingga segala noda hitam di hatimu luruh dan berubah menjadi cahaya kilauan. Tiada lagi kekotoran dosa yang membuatkan langkahmu terasa berat berjalan. Engkau akan bangkit dengan wajah yang berseri-seri, bagaikan embun pagi yang menyapa dedaunan di taman syurgawi.

Bukan itu sahaja, bahkan Tuhanmu akan memuliakanmu dengan satu pemberian yang luar biasa. Dia akan memakaikanmu dengan pakaian keRidhoan-Nya yang indah dan sentosa, sehelai persalinan yang ditenun daripada benang-benang cahaya yang tidak akan binasa. Dengan pakaian itu, engkau bukan lagi hamba yang terasing dan hina, tetapi engkau telah diangkat menjadi kekasih-Nya yang paling utama. Bayangkanlah betapa agungnya kedudukanmu di sisi Yang Maha Esa, saat namamu disebut-sebut oleh para malaikat di cakrawala dengan penuh rasa bangga dan cinta. Semua kemuliaan diberi adalah dengan sebab berkat Baginda jua.

Pernahkah kau amati sejenak, bagaimana sebuah getaran halus mula menari di pelataran sukmamu, tatkala lidahmu memetik nama Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam – Sang Nakhoda yang membawa sauh cahaya ke pelabuhan hatimu yang sepi? Alunan Sholawat itu bukanlah sekadar gema yang memantul di dinding bibir; ia adalah titis-titis kasturi yang merayap halus ke celah-celah retakan sukmamu. Ia datang seperti bicara malam yang tenang, menyisir sisa-sisa hangus daripada trauma yang lama menghuni dada, lalu memerdekakan sayap fitrahmu yang selama ini patah terkurung dalam sangkar lara, kini bebas mengangkasa mencari pelukan hangat di ufuk keRidhoan-Nya.

Maka wahai saudaraku, perbanyakkanlah Sholawatmu tanpa rasa jemu dan lelah, agar hidupmu senantiasa dibaluti dengan sejuta barokah. Jadikanlah ia sebagai wiridmu di kala pagi yang tenang, dan sebagai zikirmu di saat senja yang mula membentang. Janganlah kau biarkan sehari berlalu tanpa haruman Sholawat di bibirmu, karena setiap hela nafas itu adalah modal untukmu meraih kekayaan yang sebenar di sisi Tuhanmu. Semakin banyak kau bersholawat, semakin luas pintu rezeki langit terbuka, menjadikanmu insan yang paling kaya dengan rahmat dan kasih sayang-Nya.

Sesungguhnya, Sholawat itu adalah kunci kepada segala pintu yang terkunci, dan ia adalah pelita bagi setiap lorong gelap yang kau lalui. Janganlah kau rugikan dirimu dengan berpaling daripada cahaya ini, sedangkan Tuhanmu senantiasa menantimu dengan limpahan rahmat yang tidak bertepi.

Yu akhiri dengan membaca sholawat:

Jazallahu anna sayyidina Muhammadan sallallahu alaihi wasallama ma huwa ahluh

Semoga Allah memberikan balasan kebaikan kepada pemimpin kita Nabi Muhammad ﷺ atas jasa-jasa beliau kepada kita, dengan balasan yang selayaknya (paling layak) beliau terima

Bacalah sholawat diatas minimal 3x/7x setelah selesai sholat, Fadhilahnya adalah; apabila dibaca dari 1x sholawat akan membuat 70.000 Malaikat kelelahan munuliskan pahalanya. (Kitab Irsyadul ‘ibad Ila sabilir Rasyad),  Juga di Riwayat lain disebutkan. “Barang siapa yang mengucapkan: Jazallahu ‘anna Muhammadan maa huwa ahluh, ia akan menyibukkan 70 Malaikat pencatat amalan selama 1000 hari”. (HR. Imam ath-Thabraani)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *